Desa produktif

JAKARTA (KR) – Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Mennakertrans) Muhaimin Iskandar telah mencanangkan 1.000 Desa Produktif di Desa Simogirang Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur. Pencanangan Program 1.000 Desa Produktif ini merupakan salah satu upaya untuk menciptakan kesempatan kerja dan penyerapan tenaga kerja di kawasan pedesaan di Indonesia.

“Dalam tahun ini juga akan dimulai pengembangan model desa produktif sebanyak 200 desa yang diharapkan mampu menyerap tenaga kerja atau wirausahawan baru sebanyak 125.000 orang,” kata Muhaimin di Jakarta baru-baru ini.
Ia juga menyinggung tentang anggaran bantuan pelatihan dan modal kerja dalam program yang disediakan Kemennakertrans yang mencapai Rp 10 miliar. Menurut Muhaimin, pengembangan model desa produktif ditujukan untuk memberdayakan kewirausahaan masyarakat desa dalam memanfaatkan potensi ekonomi desa yang meliputi sumber daya alam, sumber daya manusia dan letak geografis.
Sehubungan itu, lanjutnya, Kemennakertrans menargetkan mengembangkan sebanyak 200 Desa Produktif pada tahun 2010. Dalam program ini masing-masing desa akan mendapat bantuan pelatihan kewirausahaan dan modal kerja Rp 50 juta.
“Untuk langkah awal, di setiap desa akan dilatih 25 orang calon wirausahawan. Kemudian 25 orang itu akan melatih 25 orang lainnya sehingga setiap desa diharapkan dapat memberikan kesempatan kerja sebanyak 625 orang. Programnya terus bergulir dan berkembang,” tutur Muhaimin.
Dalam pengembangan desa produktif, menurutnya, dibentuk Kelompok Tenaga Kerja Penggerak Perluasan Kesempatan Kerja Pedesaan (TP2K2P) yang akan mengawal pelaksanaan program pengembangan desa produktif dan pembentukan kelompok usaha ekonomi kreatif yang menghasilkan barang dan jasa yang bernilai ekonomi. Program unggulan ini meliputi padat karya produktif, pelatihan tenaga kerja suka rela dan pelatihan usaha mandiri sektor informal, serta pelatihan-pelatihan lainnya yang disesuaikan dengan minat, bakat dan potensi desa.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2008, jumlah desa yang tersebar di 33 provinsi seluruh Indonesia mencapai 75.378 desa. Karena itu, desa produktif yang diusung Kemennakertrans diharapkan berdampak positif dalam pengentasan pengangguran dan kemiskinan di pedesaan.
“Semangat kebersamaan dalam Program Desa produktif akan berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, perbaikan pendidikan, perbaikan kesehatan dan peningkatan kemampuan masyarakat dalam proses pembangunan,” paparnya.
Untuk itu, yang patut menjadi perhatian adalah pengelolaan usaha sektor informal yang ada di pedesaan. Sektor informal ini perlu didorong dan dikuatkan dengan bantuan pelatihan peningkatan keterampilan sumber daya manusia, produksi, teknologi, pemasaran dan manajemen pengelolaan. (Ful)-g

Sumber : http://www.kr.co.id

Satu Balasan ke Desa produktif

  1. firdaus berkata:

    ada ngak contoh proposalnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s