Alkhamdulillah Wareng Panen Padi Yang ke dua tahun 2011 ini


Gb.Babat Padi di Wareng

Ujicoba menanam padi yang dilakukan beberapa petani di Wareng khususnya dan Gunungkidul pada umumnya terutama di beberapa tanah tegalan di sektar lapangan Wareng dan sebelah Timur dan Utara Polaman ,alkhamdulillah hasilnya sudah bisa di panen.Walaupun belum bisa maksimal  dan ada kendala dimakan burung yang jumlahnya lumayan banyak tetapi saat ini hasilnya sudah bisa dipanen.

Pekerjaan tambahan bagi penduduk yang mencobab menanam embali padi di musim tanam kedua adalah menjaga tanaman padinya agar tiak banyak yang termakan oleh burung.Mulai sehabis sholat subuh dengan jalan kakai atau naik sepeda motor mereka langsung menuju lokasi dengan membawa sarana bunyi-bunyian seperti kaleng ,bamboo dan sebagainya.Sampai siang bahkan sore petani bergiloiran menunggu padinya dari serangan burung.

Sebagian petani saat ini sudah memanen padinya untuk di giser atau di rontok dirumah masing-masing.

Penanaman padi yang kedua ini walaupun harus kerja keras menyiapkan lahan dengan ditraktor dan bibitnya harus membeli dari Kalten bagi yang belum siap tetapi proses pemanenan lebih enak dari memanen padi di musim tanam yang pertama.Salah satu keuntungannya adalah,tenaga untuk memanen sudah lebih longgar,kedua curah hujan sudah kecil sehingga batang padi atau damen bisa dimanfaatkan secara maksimal tidak takut membusuk karena kena air hujan.Keuntungan yang kedua gabahpun tidak takut bususk atau tuwuh karena kena air hujan.

Ada beberapa  penduduk yang walaupun tidak menanam padi tetapi ikut panen,karena padi yang gogrog sewaktu panen yang pertama dibiarkan tumbuh dan berkembang kemudian ternyata bisa berbuah walaupun kurang maksimal.Bapak Wito Bingu salah satunya ,walaupun dia tidak menanam ternyata saat ini di tegalnya alas Gondang juga ikut mendapat rezeki dari llah SWt panen padi,sehingga setiap habis Subuh dengan sepeda onthelnya pak Wito Bingu sudah sampai ke alas Gondang untuk babat padi.

Terima kasih ya Allah Engkau telah menambah rezeki bagi penduduk Wareng khususunya dan Gunungkidul pada umumnya sehingga tahun ini panen padi bisa dua kali dalam setaun.

Hikmah :

“Sesungguhnya Allah Maha Pemalu dan Maha Murah hati. Allah malu bila ada hambaNya yang menengadahkan tangan (memohon kepada-Nya) lalu dibiarkannya kosong dan kecewa.” (HR. Al Hakim)

Tentang wareng

desaku
Pos ini dipublikasikan di pertanian. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s