Rice Cooker :Membantu mengatasi masalah makan siang Panitia Ujian Produktif


Panitia Ujian Kompetensi Prduktif di masing-masing jurusan yang ada tidak setiap hari guru yang mengajar di jurusan menjadi pengawas atau penguji.Bagi yang menjadi pengawas atau penguji memang ada jatah makan siang nasi Padang satu bungkus ditambah snak di pagi harinya.Tetapi guru yang mengajar dan tidak menjadi pengawas atau penguji UKP tidak ada jatah makan siang dan jatah snak.Semua jadi tidak enak,bila semua ada jatah makan siang dan snak maka anggaran sekolah menjadi berkembang khususnya snak dan makan siang  ,bisa menjadi dua kali lipat.

Panitia di jurusan kemudian berpikir yangakhirnya ditemukan solusi ,membeli alat masak nasi bertenaga listrik atau Rice Cooker.Jatah konsumsi dibelikan beras kemudian dimasak pakai Rice Cooker  sesuai dengan guru yang ada ,kadang 8 orang atau 10 oang perjurusan dan setelah masak salah satu membeli sayur dan lauk.Sediakan piring dan sendok sekitar 10 buah.Maka makan siang di jurusan menjadi terselesaikan.Anggaran tidak meningkat,semua bisa makan siang, malah nasi yang bila memakai nasi bungkus tidak bisa tambah tetapi dengan Rice Cooker  nasi bisa tambah.

Mungkin ini bisa ditiru oleh lembaga lain untuk mengurangi beban lembaga khususnya beban konsumsi makan siang.

Hikmah:

“Umatku akan tampil pada hari kiamat dengan wajah bersinar, tangan serta kakinya berkilauan dari bekas-bekas wudhu.” (HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim)

Tentang wareng

desaku
Pos ini dipublikasikan di Sosial. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s