Bapak Nawiyo Pensiunan Depag Yang Gigih Budidaya Sayur


Bapak Nawiyo ( bapak Noto ) pensiunan Departemen Agama Kabupaten Gunungkidul  yang berasal dari dusun Singkar I tidak melewatkan masa pensiunnya dengan berpangku tangan saja.Waktu dan tenaga yang masih ada dimanfaatkan untk terus beraktifitas selain untuk menambah penghasilan juga menyalurkan hoby bertani.

Setiap hari pak Nawiyo setelah sarapan pagi dengan air teh dan nasi dengan peralatan yang diperlukan sesuai dengan kondisi di ladang siap berangkat kerja. Alas Karang namanya yang menjadi ladang tempat bercocok tanam sayur terong maupun lombok.Sambil membawa rabuk kandang untuk pemupukan tanaman berangkatlah pak Nawiyo dengan jalan kaki maupun kadang-kadang naik sepeda motor kesayangan.

Sesampai di alas Karang langsung keliling-keliling lokasi melihat situasi ladang yang ada, baru kemudian menyiangi rumput yang ada sambil merabuk tanaman dengan pupuk kandang hasil produksi sapi piaraan sendiri.Tanpa mengenal panas karena teriknya sinar matahari pak Nawiyo terus bekerja menyiangi rumput di sela-sela tanaman tering maupun lombok.

Bila tanaman sudah banyak yang siap petik baik lombok maupun terong kadang kadang mencari tenaga untuk membantu memetiknya baik dari tetangga sendiri maupun kadang -kadang dari Wareng.Masalah penjualan tinggal telpon pembeli atau sesekali menjual sendiri di pasar Wonosari yang sekarang ini menjadi pasar 24 jam.Mulai jam 12.00 malam sampai pagi menjadi pasar sayur dari berbagai daerah baik pembeli maupun penjualnya.

Panen sayur terong dan lombok ini bisa dua atau tiga hari sekali sebab yang tua sudah dipetik nanti yang masih muda akan menyususl untuk dipetik.

Cukup lumayan penghasilan dari bertani sayur apa lagi bila harga lombok dan terong membaik maka akan menjadi penghasilan sendiri bagi yang menanamnya seperti pak Nawiyo ini.

Selain bercocok tanam sayur Lombok dan terong kegiatan lain dari pak Nawiyo adalah mengurusi masjid AL-Jatsiyah yang ada di Singkar I ,khususnya jama’ah Maghrib,Isyak dan Subuh harus stand bay di masjid tersebut agar jamah lain lebih termotivasi memakmurkan masjid.

Demikian sekilas profil pensiunan yang tetap gigih menghadapi hidup yang penuh dengan berbagai permasalahan akibat perkembangan jaman yang semakin mendekati hari akhir.Semoga Allah SWT selalu memberi kekuatan kepada bapak Nawiyo sekeluarga.Amien.

Hikmah :

Hikmah :

” Hai orang orang yang beriman jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang orang yang sabar. “
Q.S. Al Baqarah: 153

Tentang wareng

desaku
Pos ini dipublikasikan di Sosial. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s